0

selamat datang UKSS 2012 :)

UKSS (Unit Kesenian Sulawesi Selatan) ITB setiap tahunnya menerima anggota baru yang jumlahnya sangat tidak bisa dipastikan.

Program tahun ini masih mirip seperti tahun sebelumnya, di PAB (Penerimaan Anggota Baru). Di akhir PAB itu dilakukan pelantikan buat ca-UKSS menjadi anggota UKSS resmi.

Kemarin, Sabtu, 1 Desember 2012, dipilih sebagai tanggal untuk ca-UKSS diasingkan. Hahaha. Tempatnya sengaja dibuat berbeda dari tahun lalu, supaya ada suasana baru 🙂 Tempatnya di VIB alias Villa Istana Bunga. Dengan berakomodasi angkot borongan, kami pun, massa UKSS dan ca-UKSS nya berangkat jam 12 siang.

Setibanya di lokasi, panitia PAB bersiap-siap banyak hal, ca-UKSS latihan nari dan review materi (rajin sekali ini yaa), sementara massa UKSS seperti saya, menghabiskan waktu bermain kartu. Wkwkwk.

Setelah ashar, proses bakar” ayam dimulai. Sengaja lebih cepat supaya setelah maghrib sudah siap santap. Dan setelah maghrib, memang kami langsung memulai menyantap sajian ayam bakar bersama-sama. Setelah makan, ada beberapa persembahan dari ca-UKSS dan penjelasan tentang bendera yang mereka buat (tugas PAB). Acara dilanjutkan dengan nobar piala AFF Indonesia vs Malaysia, meskipun hasil akhirnya cukup menyedihkan, yaitu 0-2 untuk kekalahan Indonesia.

Acara nobar berakhir, ca-UKSS tidur, panitia PAB kembali rapat (beberapa ada yang istirahat dulu), dan massa UKSS melakukan kegiatan masing-masing 😀 Pada jam 1 pagi, ca-UKSS dibangunkan untuk mengikuti jurit malam. Mereka yang kalau ngga salah berjumlah 31 orang, dibagi ke dalam 6 kelompok dan mengelilingi 6 pos yang telah disiapkan panitia PAB untuk mencapai kejaran sebagai anggota UKSS yang baru. Setelah 6 pos dilalui, adzan Subuh berkumandang, semua yang beragama Islam dipersilahkan shalat terlebih dahulu. Setelah itu, ca-UKSS dilanjutkan memasuki pos Swasta. Di sini kakak-kakak UKSS dari angkatan 2009 ke atas lah yang mengisi pos nya. Pos swasta usai, dilanjutkan ke bagian yang paling seruu, jelang palantikan 🙂 Ada juga drama pembakaran bendera ca-UKSS yang sempat membuat ca-UKSS nya ada yang nangis, sedih, dan ada juga yang marah. HAHAHA. Pada akhirnya semua ca-UKSS ini dilantik, dan kini telah menjadi bagian dari UKSS 🙂

Selamaaaatttt 😀

Advertisements
0

Creative People don’t Think Much

inii bukan tugas kuliah Creativity and Innovation yaa…

Sendiri,

terkurung dalam suatu ruang,

dibatasi dinding-dinding menjulang.

Tak bisa memaksakan diri untuk memanjatnya atau berharap menembusnya?

Inilah pikiran saya saat ini yang harus diubah. Tak seperti dulu yang lebih leluasa, kini terasa semakin sempit dan penuh batasan. Bahkan untuk menulis sebuah post pun sangat lama memikirkannya. Sama seperti saat ada guest lecture di kampus yang menanyakan “kira-kira apa nama untuk produk ini,” sembari menunjukkan produk yang belum pernah ada sebelumnya. Seketika kelas hening. Sangat lama bahkan hanya 1 orang saja yang mengusulkan 1 nama produk. Sisanya, entahlah. Mungkin masih terkurung dalam ruang pikiran masing-masing pribadi.

Pikiran seperti ini mesti dibenahi, karena menurut saya Creative People don’t Think Much.
Ide seharusnya mengalir seperti air. Kalau ada yang mengatakan lama, berarti ia sedang berusaha memblok beberapa ide yang sebenarnya sudah ada dalam pikirannya.

Ada yang mengatakan bahwa ide mengalir cepat jika orang tersebut memiliki pengetahuan yang luas. Menurut saya tidak. Pengetahuan yang luas hanya akan menambah kualitas dari ide yang dipaparkan suatu orang, tidak memengaruhi kecepatan seseorang dalam berpikir.

Untuk saya pribadi, ide yang paling cepat muncul ialah berdasarkan pemikiran asosiasi, yakni perhubungan antara suatu kata, tema atau topik dengan hal mirip lainnya.

Jadi, jika ingin melatih untuk menjadi lebih kreatif, mungkin bisa dilakukan dengan membuka dinding yang ada, dan bebaskan semua ide yang ada. Agar tidak memberi ide yang berkonotasi negatif, maka biasakan pula lah hidup dengan lingkungan positif. Dengan demikian saya menjamin bahwa kualitas ide kita juga akan menjadi positif 🙂

Agree or not, that’s my opinion 😉

0

5 menit

tiba-tiba malam ini merasa ingin menulis kembali. bukan menulis lalu lalang dan hanya mengisi tugas saja, melainkan ingin membangun kembali hobi terdahulu yang kini mulai luntur dan memudar.

Dulu saya ingat sekali selalu disebut sebagai “Sang Pemimpi” atau “Tukang nulis cerpen“.

Setiap hari, selalu saja ada mimpi dalam lelapan tidur, dan anehnya saya mengingat mimpi itu secara garis besar. Saya sangat suka menulis kembali cerita yang ada di mimpi itu, dan posting di Facebook. Mungkin terkesan aneh, menulis kisah fiksi dan melakukan postingan di Facebook, tetapi itu semua saya lakukan karena pada dasarnya suka MENULIS.

Mimpi yang muncul dalam sekali tidur terkadang bisa mencapai 3 bahkan 5 cerita yang berbeda. Semuanya saya ingat dan bisa menuliskannya kembali di pagi harinya. Cerita dalam mimpi tentunya aneh, namun saya menyukainya, sebab itulah yang terkadang dapat menjadi ide baru dan menambah kreativitas. Senang sekali menuliskan mimpi ituu terutama mimpi yang melibatkan anak-anak IPA 1, dan mereka (anak-anak IPA 1) kemudian mengomentari isi dari mimpi tersebut. Senang 🙂

Saya juga dulu sangat suka membuat cerita. Disebut tukang nulis cerpen karena tergabung dalam MATA 17, organisasi mading sewaktu SMA. Di sana, tugas saya sebagai pengisi artikel tidak pernah berubah, penulis cerpen -___-” meskipun terkadang merasa ingin mencoba artikel lainnya, tetapi saya tetap suka membuat cerpen. Konon sewaktu saya SD bahkan menulis novel, yang bisa dikatakan sudah mencapai 40 lembar buku (ukuran A5 berarti). Penulisan novel kemudian terhenti karena kertas-kertas itu sirna 😦

Sekarang, di tanggal 30 November 2012 yang sesaat lagi menuju tanggal 1 Desember, saya ingin sekali menulis kembali. Kembali meluangkan waktu untuk hal yang sebenarnya merupakan hobi saya. Hobi yang sudah ditinggalkan entah karena malas atau sibuk.

5 menit! Ya, itu waktu yang akan saya sisihkan tiap harinya untuk menulis. Saya berharap blog ini benar-benar menjadi tempat penampungan tulisan saya setelah blog sebelumnya yang selalu terhenti di tengah jalan.

Big thanks untuk Pak Apiq, karena kuliah Creativity and Innovation yang sedang saya ambil, saya jadi ingin menulis kembali. 🙂

0

Google Goggles

okee kali ini saatnya berbagi info dan sharing kecil-kecilan mengenai Google Goggles.

Ada yang sebelumnya udah pernah denger tentang Google Goggles? Ini dia logo dari Google Goggles

Jadi, intinya Google Goggles ini menawarkan picture-based search engine. Kalau selama ini kita selalu mencari sesuatu di Google via text alias tulisan, konon ceritanya nanti melalui Google Goggles, kita bisa melakukan pencarian berdasarkan gambar. Gambar apakah itu? yaitu gambar yang kita capture sendiri menggunakan misalnya smartphone kita, ataupun gambar yang sudah ada sebelumnya. Menarik bukan?

Mari lihat business model dan SCAMPER yang telah saya buat, yang kira-kira sesuai untuk menggambarkan Google Goggles ini.

 

Berikut ialah SCAMPER nyaaa :
Substitute : Change the online search methods into offline application for PC, laptop, tablets, or smartphones. Then, the application can be updated every seconds.

Combine : Customer could find picture via Google Goggles offline application. So, it doesn’t need to be connected to the internet.

Adapt : Online system keeps update.

Modify : The online system could be the place for sharing pictures gained based on search, share to social medias (twitter, Facebook etc), social applications (instagram, path, etc) or blog (wordpress, blogspot, tumblr, etc)

Put to other uses : Google Goggles is not only become picture-based search engine, but also as an online-sharing place for customers.

Eliminate : Customers are not obliged to be online, because Google Goggles is available as an offline application also.

Rearrange : Switch the purpose of Google Goggles as picture-based search engine to an attractive online-sharing media.

 

Semoga dapat bermanfaat 🙂 Wish it could help 🙂

0

menginovasi SBM ITB via SCAMPER

apa itu scamper?

mungkin diantara temen-temen ada yang belum pernah dengar SCAMPER sebelumnya.
Jadi, inilah SCAMPER itu dan fungsinya dalam menginovasi SBM ITB:

Substitute : Change the learning system from in class method to online class method

Combine : Lecturers use skype in order for students to be able to see and consul with him anywhere. Thus, making the learning system more flexible

Adapt : Rooftop and parking lot to be used as science and technology center

Modify : The library will be modified to be more fun and flexible. It will be used as an interactive place where students can use it as students lounge, cafeteria and also to study

Put to other uses : SBM campus will not merely be a place where students study only, but also a recreational place

Eliminate : Students are not obliged to come to class since they can learn from home

Rearrange : Switch the purpose of SBM ITB from a campus to an interactive and fun learning center