5 menit

tiba-tiba malam ini merasa ingin menulis kembali. bukan menulis lalu lalang dan hanya mengisi tugas saja, melainkan ingin membangun kembali hobi terdahulu yang kini mulai luntur dan memudar.

Dulu saya ingat sekali selalu disebut sebagai “Sang Pemimpi” atau “Tukang nulis cerpen“.

Setiap hari, selalu saja ada mimpi dalam lelapan tidur, dan anehnya saya mengingat mimpi itu secara garis besar. Saya sangat suka menulis kembali cerita yang ada di mimpi itu, dan posting di Facebook. Mungkin terkesan aneh, menulis kisah fiksi dan melakukan postingan di Facebook, tetapi itu semua saya lakukan karena pada dasarnya suka MENULIS.

Mimpi yang muncul dalam sekali tidur terkadang bisa mencapai 3 bahkan 5 cerita yang berbeda. Semuanya saya ingat dan bisa menuliskannya kembali di pagi harinya. Cerita dalam mimpi tentunya aneh, namun saya menyukainya, sebab itulah yang terkadang dapat menjadi ide baru dan menambah kreativitas. Senang sekali menuliskan mimpi ituu terutama mimpi yang melibatkan anak-anak IPA 1, dan mereka (anak-anak IPA 1) kemudian mengomentari isi dari mimpi tersebut. Senang šŸ™‚

Saya juga dulu sangat suka membuat cerita. Disebut tukang nulis cerpen karena tergabung dalam MATA 17, organisasi mading sewaktu SMA. Di sana, tugas saya sebagai pengisi artikel tidak pernah berubah, penulis cerpen -___-” meskipun terkadang merasa ingin mencoba artikel lainnya, tetapi saya tetap suka membuat cerpen. Konon sewaktu saya SD bahkan menulis novel, yang bisa dikatakan sudah mencapai 40 lembar buku (ukuran A5 berarti). Penulisan novel kemudian terhenti karena kertas-kertas itu sirna šŸ˜¦

Sekarang, di tanggal 30 November 2012 yang sesaat lagi menuju tanggal 1 Desember, saya ingin sekali menulis kembali. Kembali meluangkan waktu untuk hal yang sebenarnya merupakan hobi saya. Hobi yang sudah ditinggalkan entah karena malas atau sibuk.

5 menit! Ya, itu waktu yang akan saya sisihkan tiap harinya untuk menulis. Saya berharap blog ini benar-benar menjadi tempat penampungan tulisan saya setelah blog sebelumnya yang selalu terhenti di tengah jalan.

Big thanks untuk Pak Apiq, karena kuliah Creativity and Innovation yang sedang saya ambil, saya jadi ingin menulis kembali. šŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s