Business Model of Twitter

Topik kali ini agak english version gituu kalau dilihat sepintas dari segi judul, hehe.

Jadi, kali ini, saya mau membahas tentang Business Model dari Twitter menurut saya..
Jika digambarkan dalam bentuk business model canvas, maka gambar yang dapat saya buat ialah seperti ini :

Dari gambar tersebut, business model pertama akan saya jelaskan dari sisi Value Proposition nya. Jadi, itu merupakan nilai-nilai yang ingin disampaikan oleh Twitter terhadap penggunanya, yakni media online yang atraktif, media komunikasi yang mudah, serta sebagai sarana berkekspresi, misalnya aja buat mengekspresikan teman-teman yang lagi galau… dan sebagainyaa.. hoohoho.

Selanjutnya, twitter sebagai media sosial, menargetkan user/pengguna mereka yakni pengguna internet, para pebisnis untuk media promosi, reporter berita sebagai media informer, dan selebriti yaa untuk promosi atau sekedar ngasihtau kalo mereka lagi makan. *terus kenapa? haha.

Kemudian ada channel, yakni media dan sarana twitter di “jual”, yaitu melalui online dan promosi lewat event. Misalnya saja ada event Festival sesuatu, nah, acara tersebut menggunakan twitter, maka twitter terpromosikan melalui event ituu~

Customer relationship. Yakni apa yang diberikan twitter kepada customernya untuk me-maintain customer itu. Disini saya rasa keamanan password, akses gratis, serta penggunaan 24 jam nya lah yang menjadikannya dapat menjalin hubungan baik dengan penggunanyaa.

Beralih ke core capability, yaitu hal-hal yang perlu dilakukan twitter pertama kali, diantaranya ialah manajemen brand dan manajemen channel. Ini perlu dilakukan untuk menarik jumlah pengguna, menarik jumlah customer lebih banyak.

Activity Configuration merupakan hal yang harus diperhatikan twitter dari dalam twitter itu sendiri, misalnya manajemen tim. Twitter tentunya didirikan dan dikelola oleh sebuah tim, dan untuk terus memiliki performa yang baik, ia harus menjaga hubungan baik dengan tim. Selain itu diperlukan juga manajemen pemasaran, serta manajemen human capital.

Lalu, partner dari twitter ialah search engines (Google, Yahoo, dll), electronic devices (laptop, PC, mobile phone), web browser (Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome, dll), service provider (Telkomsel, Telkom, Indosat, dll).

Nah, dari kesekian customer, partner, dan lain sebagainya di atas, maka Twitter akan mengeluarkan Cost untuk gaji karyawan, maintenance Twitter itu sendiri, gedung kantor, serta untuk Corporate Social Responsibility. Di samping itu, kami percaya bahwa Twitter memiliki saham, yang dapat menjadi sumber utama Revenue yang diperolehnya, disamping revenue dari revenue sharing dengan partner nya.

Yaa sekian tentang business model twitter menurut sayaa.. Gimana menurut kamu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s